Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Membuat Judul Penelitian dalam Riset Keperawatan

Cara Membuat Judul Penelitian dalam Riset Keperawatan

Memilih dan Menetapkan Judul Penelitian

Dalam memilih dan menetapkan judul penelitian yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Judul Sebaiknya Menarik Minat Peneliti

Menarik dan dapat membangkitkan minat si peneliti merupakan sesuatu yang dapat mendorong dan membangkitkan semangat kerja dalam setiap langkah kegiatan penelitian, terutama keinginan untuk memperoleh kebenaran ilmiah. Karena dalam mencari suatu pekerjaan, jika tidak diminati atau tidak menarik hati, orang sering bekelja setengah-setengah hati hasilnya nantinya tidak akan memuaskan.

2. Judul yang Dipilih Mampu untuk Dilaksanakan Peneliti

Dengan kemampuan pengetahuan dan keterampilan, peneliti akan mampu memecahkan permasalahan yang dicakup oleh judul yang dipilih. Mampu disini maksudnya dapat melakukan penelitian dan cukup waktu yang tersedia untuk menyelesaikan penelitian tersebut serta didukung oleh dana yang telah diperhitungkan untuk biaya penyelesaiannya atau tidak mahal dan terjangkau oleh peneliti. Sehingga harus mawas diri dulu untuk mengambil judul.

Contohnya:
Mahasiswa DIII Keperawatan hanya diajar dengan mata kuliah Riset Keperawatan 2 SKS dan hanya ada waktu sekitar 1 bulan untuk mengambil data mencoba meneliti keefektifan penggunaan betadin dalam mencegah tromboplebitis pada pemasangan infus. Judul ini menarik untuk diteliti tetapi mungkin peneliti belum mampu untuk melaksanakan dan waktu yang tersedia kurang untuk diselesaikan dengan baik.

3. Judul Hendaknya Mengandung Kegunaan Praktis dan Penting untuk Diteliti 

Peneliti sudah bekerja dan berusaha dengan bersusah payah, hendaknya hasilnya berguna untuk diri, masyarakat dan ilmu pengetahuan. Dengan demikian perlu dipikirkan hasil penelitian dengan judul yang dipilih, apakah ada manfaatnya atau tidak, tentunya peneliti ingin menyumbangkan karyanya untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Jangan meneliti yang sudah jelas diketahui hasilnya karena itu memang tidak perlu diteliti.

Contohnya:
Peneliti ingin mengamati apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan Tindakan keluarga klien TB Paru dalam mencegah penularan terhadap anggota keluarga yang lain.

Judul ini bagus tetapi kalau kita ingin mencari hubungan antara pengetahuan dengan tindakan maka itu tidak ada gunanya karena menurut teori secara umum biasanya kalau orang itu tahu maka akan melaksanakannya sehingga tidak perlu diteliti. Mungkin lebih baik kalau studi tingkat pengetahuan keluarga TB Paru dalam mencegah penularan terhadap anggota keluarga yang lain. Judul ini singkat tetapi nantinya dapat diketahui pengetahuan keluarga dan kalau hasilnya jelek maka dapat diusulkan untuk diadakan penyuluhan secara berkala supaya pengetahuan mereka meningkat sehingga bisa mengurangi penularan TB Paru terhadap anggota keluarga yang lain.

4. Judul yang Dipilih Hendaknya Cukup Data Tersedia

Pemilihan judul penelitian hendaknya didukung oleh data yang cukup tersedia dan meyakinkan peneliti untuk menelitinya. Data disini dimaksudkan pula data sekunder dari kepustakaan yang ada untuk memperoleh teori dan konsep-konsep yang kelak digunakan pula untuk menyusun hipotesa penelitian. Serta situasi lapangan yang memungkinkan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan oleh peneliti.

Jangan meneliti dengan judul yang di lapangan jarang ditemui misalnya studi tingkat depresi klien yang berkelamin dua. Mungkin data diatas sangat jarang dijumpai nantinya selain kesulitan sumber buku untuk menjelaskan fenomena itu juga kesulitan klien yang berkelamin dua.

5. Hindari Terjadinya Duplikasi Judul dengan Judul Lain

Jika terdapat judul yang sama, orang sering mengatakan salah satunya tiruan atau plagiat. Hendaknya hal seperti ini tidak terjadi. Karena penelitian kita telah dilakukan dengan susah payah dan akhirnya ejekan yang akan terjadi. Hal bisa terjadi jika melakukan penelitian ulang atas penelitian orang lain, yang mungkin kita meragukan hasil yang diperoleh, atau kita ingin menyempurnakan lebih lanjut, hal ini perlu dijelaskan dalam penelitian kita.

Kelima poin tersebut diatas, merupakan langkah pertama dalam memilih judul penelitian. Berikut yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan agar judul kita memenuhi syarat sebagai judul yang tepat dan baik, yaitu :
  • Judul dalam kalimat pernyataan , bukan pertanyaan
  • Cukup jelas dan singkat serta tepat
  • Berisi variabel-variabel yang akan diteliti
  • Judul menggambarkan keseluruhan isi dan kegiatan penelitian yang dilakukan

Fungsi judul dalam penelitian

  1. Judul merupakan format kesimpulan (summary form), isi dari seluruh penelitian.
  2. Judul merupakan kerangka referensi (frame of reference) untuk keseluruhan penelitian
  3. Judul merupakan milik peneliti dan oleh karenanya dapat diklaim
  4. Judul memungkinkan peneliti-peneliti lain (sebagai referensi) untuk kemungkinan mensurvey teori
Mengingat fungsi di atas judul sebaiknya ditulis dengan jelas dan spesifik. Konsep utam harus dimasukkan demikian juga variable-variabel yang akan dimasukkan. Jika terlalu banyak variable, maka dipilih istilah yang dapat merangkum seluruh variabel tersebut.

Judul Penelitian

  1. Judul penelitian merupakan pencerminan dari “tujuan penelitian“ & juga pencerminan dari “masalah penelitian”
  2. Judul harus singkat & jelas, ringkas
  3. Pernyataan yang deklaratif, biasanya dituliskan dalam bentuk kalimat aktif.

Tehnik Membuat Sebuah Judul Penelitian

  1. Carilah sebuah ide yang pokok yang belum pernah diteliti
  2. Carilah issue yang ada di Kesehatan masyarakat dalam hal ini problem yang lagi tren di Kesehatan masyarakat.
  3. Bisa saja ide itu berasal dari penelitian orang namun dalam hal ini anda dalam posisi mengembangkan penelitian tersebut.
Ketiga point di atas adalah kunci hadirnya judul penelitian dan tinggal menentukan arah penelitian.

Cara Merumuskan Judul Penelitian

Berikut yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam menulis judul yang tepat dan baik, yaitu: 
  1. Judul hendaknya dibuat sesingkat mungkin, jelas, logik, informatif dan atraktif.
  2. Batasilah jumlah kata, hendaknya tidak lebih dari 20 kata, agar pembaca dapat cepat memahami arti judul tersebut
  3. Judul penelitian yang lengkap mengandung komponen 5 W l H 
    • Apa yang diteliti (What)
    • Mengapa diteliti (Why)
    • Siapa yang diteliti (Who)
    • Dimana tempat penelitian (Where)
    • Kapan penelitian dilakukan (When)
    • Bagaimana desain Penelitiannya (How)

Dengan kata lain judul penelitian harus mengandung unsur-unsur sebagai berikut.
  • Sifat dan jenis penelitian (How)
  • Objek penelitian (What)
  • Subjek penelitian (Who)
  • Tempat/lokasi/daerah penelitian (Where)
  • Tahun/waktu penelitian atau peristiwa (When)

Syarat Judul Penelitian yang Baik

  1. Menarik minat peneliti, judul yang menarik dan diminati oleh peneliti akan memberikan motivasi tersendiri bagi untuk melakukan penelitian selanjutnya.
  2. Hindari duplikasi dengan judul lain
  3. Mampu dilaksanakan oleh peneliti
  4. Mengandung kegunaan praktis
  5. Penting bagi peneliti
  6. Cukup tersedianya data
  7. Berisi variabel yang akan diteliti, judul hendaknya mengandung 2 unsur variabel yang hendak diteliti
  8. Jelas, singkat dan tepat

Judul Penelitian

  1. Judul penelitian merupakan pencerminan dari tujuan penelitian. Oleh karena itu tujuan penelitian itu dirumuskan dari masalah penelitian, atau dengan kata lain, tujuan penelitian itu merupakan jawaban sementara dari pertanyaan-pertanyaan penelitian, maka judul penelitian juga mencerminkan masalah penelitian.
  2. Ada para ahli berpendapat bahwa sebaiknya judul penelitian ditulis dengan selengkap mungkin sehingga dengan membaca judul dapat diketahui kehendak peneliti.
  3. Sebaliknya ada pendapat para ahli lain yang berpendapat bahwa judul penelitian sebaiknya sesingkat mungkin. Jika pembaca ingin tahu apa yang dimaksud lebih lanjut maka harus membaca penjelasan dibagian lain.