Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Standar Operasional Prosedur (SOP) Irigasi Telinga

Definisi Irigasi Telinga

Irigasi telinga adalah tindakan yang bertujuan untuk membersihkan atau mengeluarkan kotoran telinga atau benda asing yang ada di dalam telinga dengan cara membilas saluran telinga luar dengan air yang steril.

A. Persiapan Alat

  • Zeil dan alas
  • 2 buah bengkok
  • Bak instrumen berisi cotton bud (kapas lidi) dan kapas steril
  • Kom
  • Pinset telinga kalau perlu
  • Semprit telinga
  • Cairan yang diperlukan (Peryhidrol 13%, Larutan Permanganat Kaliens 1:4000, Larutan Bicarbonas Natriens 3%, air hangat 38° C 500-1000 cc)

B. Persiapan Pasien

  1. Perawat memberitahu tujuan dan cara prosedur yang akan dilaksanakan dengan melakukan komunikasi selama pelaksanaan.
  2. Menyiapkan lingkungan pasien.
  3. Memasang skerem di sekeliling tempat tidur pasien.
  4. Mengatur posisi pasien, minta pasien duduk dengan kepala miring, telinga yang akan diobati menghadap ke atas.

C. Langkah Prosedur Irigasi Telinga

  1. Mencuci tangan
  2. Memasang zeil dan alasnya
  3. Memberi 1 bengkok pada pasien, pasien diminta untuk memegang dan tadahkan di bawah telinga yang akan diirigasi.
  4. Menuangkan cairan dalam kom
  5. Kotoran telinga dibersihkan dahulu dengan cotton bud sampai bersih, kapas kotor diletakkan dalam bengkok.
  6. Cairan dihisap dengan spuit, keluarkan udara yang ada di dalamnya.
  7. Pada orang dewasa, telinga ditarik ke atas dan ke belakang (pada anak kecil telinga ditarik ke bawah dan belakang)
  8. Dengan tangan lain perawat memancarkan cairan ke dinding atas dari liang telinga.
  9. Mengeringkan telinga dengan lidi kapas hingga bersih.
  10. Memasukkan kapas biasa untuk menampung cairan/kotoran yang mungkin masih keluar.
  11. Membereskan alat.
  12. Mencuci tangan.

D. Sikap

  1. Hati-hati, peka terhadap privacy pasien.
  2. Bersikap ramah, sopan dan sabar.
  3. Cermat dalam menentukan langkah-langkah sesuai kondisi pasien