Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Standar Operasional Prosedur (SOP) "SHAMPOOING"


BLOGPERAWAT.NET - Shampooing atu membersihkan rambut dengan sampo sangat penting untuk pasien karena memberikan banyak manfaat. Sebagai perawat tentunya harus memahami SOP membersihkan rambut yang benar.

A. Definisi

Membersihkan rambut dengan shampoo pada klien yang terbaring di tempat tidur.

B. Tujuan

  • Menghilangkan minyak dan keringat pada rambut
  • Meningkatkan relaksasi dan perasaan kenyamanan pada klien
  • Memperbaiki penampilan dan harga diri
  • Menstimulus sirkulasi ke kulit kepala
  • Memberikan kesempatan kepada perawat untuk mengkaji kondisi kulit kepala klien.


C. Persiapan Alat

Trolley yang berisi:

  • 2 buah handuk mandi
  • 2 buah waslap
  • 2 buah ember (untuk tempat air bersih dan tempat menampung bilasan)
  • 1 buah perlak panjang
  • 1 buah perlak kecil
  • Selimut mandi
  • Shampoo beserta conditionernya
  • Air hangat
  • Sisir atau sikat rambut bersih
  • Kom tutup berisi kapas
  • Sarung tangan bersih
  • Bengkok, dan
  • 1 buah waskom atau ember (untuk tempat perlak kotor).


D. Pengkajian

  • Kebutuhan atau keinginan klien mencuci rambutnya atau keramas
  • Pengetahuan klien mengenai prosedur keramas di tempat tidur
  • Status neurologis, misal ada peningkatan tekanan intrakanial atau kontraindikasi lain yang berhubungan dengan kepala
  • Kemampuan klien untuk menolerasi posisi telungkup atau berbaring miring
  • Alergi klien terhadap kandungan samphoo, dan
  • Memeriksa status/catatan klien yang berkenaan dengan kemungkinan risiko adanya kontraindikasi terhadap tindakan keramas dan mobilisasi.

E. Diagnosa Keperawatan

Risiko kerusakan integritas kulit berhubungan dengan pembentukan debris rambut yang berlebihan dan
ketidakadekuatan sirkulasi di area kulit kepala

F. Perencanaan

  • Persiapkan semua peralatan yang dibutuhkan
  • Kontrak waktu yang tepat dengan pasien.

G. Implementasi

  1. Mengidentifikasi identitas.
  2. Menjelaskan prosedur dan tujuan tindakan pada klien.
  3. Mempersiapkan alat-alat dan mengatur posisinya di samping tempat tidur.
  4. Menutup pintu/tirai dan jendela untuk menjaga privacy klien.
  5. Mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan.
  6. Menurunkan penghalang tempat tidur klien pada tempat perawat berdiri. Mengatur posisi baring klien senyaman mungkin.
  7. Ganti selimut klien dengan selimut mandi dan letakkan selimut klien pada sisi tempat tidur klien yang lain atau di atas kursi. Memasang perlak kecil di atas bantal klien, kemudian handuk di atas perlak tersebut dengan posisi melebar. Letakkan handuk lain di sepanjang dada klien.
  8. Letakkan perlak panjang di atas handuk dan di bawah kepala klien dengan terlebih dahulu menggulung bagian ujung dan tepi perlak (hingga menyerupai talang air). Ujung lain dari perlak dimasukkan ke dalam ember penampung. Perhatikan kenyamanan klien.
  9. Tutup lubang telinga dengan kapas yang cukup tebal.
  10. Dekatkan ember berisi air hangat. Periksa suhu dengan telapak tangan.
  11. Basahi rambut sampai semua helainya benar-benar terbasahi secara merata. Letakkan shampoo secukupnya pada telapak tangan dan basahi dengan sedikit air. Usapkan shampoo tersebut pada bagian kepala, gosok-gosok bagian kepala, angkat sedikit kepala untuk meratakan shampoo ke bagian belakang kepala klien. Bila kesulitan ambil waslap dan basahi dengan air, beri sedikit shampoo dan ratakan, kemudian usapkan kebagian belakang kepala klien dengan menggunakan waslap tersebut. Lakukan masase kulit kepala dengan menggunakan ujung-ujung jari. Perhatikan kenyamanan dan kondisi klien selama tindakan berlangsung.
  12. Bilas rambut dengan air bersih sampai bersih. Untuk bagian belakang kepala bisa dibersihkan dengan menggunakan waslap yang dibasahi air.
  13. Bila perlu ulangi prosedur no. 12 s.d 13.
  14. Bila sudah selesai, angkat perlak dari bawah kepala klien (letakkan pada ember atau waskom untuk perlak basah), kemudian tutup kepala dengan handuk. Ambil bulatan kapas di telinga, buang ke bengkok. Keringkan wajah, leher, bahu dan rambut.
  15. Setelah kering, dengan dialasi handuk sisir rambut klien secara perlahan sampai benar-benar tersisir rapi.
  16. Merapikan klien dan tempat tidur klien.
  17. Merapikan ruangan kembali, membuka tirai, pintu dan atau jendela.
  18. Membersihkan dan mengembalikan alat-alat pada tempat semula.
  19. Melepas sarung tangan dan mencuci tangan.
  20. Evaluasi dan dokumentasi.

H. Evaluasi

  • Klien menyatakan peningkatan rasa nyaman atau tidak setelah keramas
  • Kulit kepala terasa hangat tidak, dengan waktu pengisian ulang kapiler cepat dan tidak ada iritasi.

I. Dokumentasi

  • Waktu pelaksanaan keramas
  • Respon klien terhadap prosedur
  • Kondisi rambut dan kulit kepala
  • Semua temuan yang diperoleh pada saat tindakan.